kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%
SEHAT /

3 Jenis Makanan Berkarbohidrat yang Aman Dikonsumsi Saat Diet


Jumat, 12 Juli 2024 / 10:10 WIB
ILUSTRASI. Ubi jalar, makanan berkarbohidrat yang aman dikonsumsi saat diet.

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

MENURUNKAN BERAT BADAN - Makanan yang mengandung karbohidrat tidak selamanya menganggu proses diet. Ini 3 jenis makanan berkarbohidrat yang baik dikonsumsi saat proses penurunan berat badan. 

tidak sedikit orang sengaja membatasi jumlah konsumsi karbohidrat saat menjalankan program penurunan berat badan. Alasannya, karbohidrat kerap dihubungkan dengan kenaikan berat badan. 

Benarkah karbohidrat bisa menganggu proses diet? 

Melansir dari FOOD NDTV, ahli gizi Nidhi Nigam mengatakan bahwa karbohidrat adalah pilihan energi pertama bagi otak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 

Baca Juga: Cara Menurunkan Darah Tinggi Usia Muda, Apa Saja Buah Penurun Darah Tinggi?

Selain itu, karbohidrat memiliki efek menghemat protein, artinya, kandungan protein yang ada di dalamnya dapat membantu membangun otot dan memperbaiki jaringan tubuh. 

Nah, Anda mulai tertarik untuk konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat lagi? 

Berikut beberapa jenis makanan berkarbohidrat yang aman dikonsumsi saat diet: 

1. Ubi jalar 

Ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks yang dapat melepaskan energi secara stabil.

Menurut situs web resmi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram ubi jalar mengandung 20,1 gram karbohidrat. Selain itu, ubi jalar juga mengandung vitamin A, C, kalium, magensium, dan serat makanan. 

Sebuah makalah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food, antioksidan yang ada dalam ubi jalar dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. 

2. Pisang 

Menurut data USDA, pisang berukuran sedang (118 gram) mengandung 26,9 gram karbohidrat. Pisang juga kaya akan kalium, protein, vitamin C, dan serat makanan. 

Sebuah studi penelitian yang diterbitkan dalam The Open Sports Sciences Journal menyoroti bahwa pisang dapat membantu memberikan kekuatan fisik, dan mengurangi stres oksidatif. Kandungan serat makanannya yang tinggi membantu mendukung sistem pencernaan yang sehat.  

3. Oat 

USDA menyatakan bahwa 100 gram oat mentah mengandung 67,7 gram karbohidrat.

Oat mengandung serat tinggi yang disebut oat beta-glukan yang diketahui memiliki aktivitas antiradang, antiobesitas, dan antialergi, menurut sebuah makalah penelitian tahun 2017 yang diterbitkan dalam International Journal of Molecular Sciences.

Baca Juga: 5 Tanda Pergelangan Kaki Terserang Asam Urat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×