kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.419.000   -8.000   -0,56%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.294   -26,58   -0,36%
  • KOMPAS100 1.142   -7,10   -0,62%
  • LQ45 920   -3,25   -0,35%
  • ISSI 218   -1,41   -0,64%
  • IDX30 460   -1,72   -0,37%
  • IDXHIDIV20 554   -0,98   -0,18%
  • IDX80 128   -0,53   -0,41%
  • IDXV30 130   0,41   0,32%
  • IDXQ30 155   -0,33   -0,21%
SEHAT /

Setop 5 Kebiasaan Setelah Makan Ini Jika Ingin Pencernaan Tetap Sehat


Selasa, 14 Mei 2024 / 16:26 WIB
Setop 5 Kebiasaan Setelah Makan Ini Jika Ingin Pencernaan Tetap Sehat
ILUSTRASI. Setop 5 Kebiasaan Setelah Makan Ini Jika Ingin Pencernaan Tetap Sehat.

Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Tidak semua kebiasaan setelah makan baik untuk kesehatan khususnya kesehatan pencernaan.

Beberapa kebiasaan yang dilakukan berdekatan dengan makan dapat membuat tubuh menjadi tidak nyaman.

Islam Syarifurrahman, Ners Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, menjelaskan tentang lima kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan setelah makan.

Berikut ini beberapa kebiasaan setelah makan yang bisa membuat pencernaan dan kesehatan terganggu, dikutip dari situs UM Surabaya (14/5).

Baca Juga: Kaki Kram saat Tidur Malam Muncul Akibat 14 Masalah Kesehatan Ini, Catat Apa Saja

Olahraga

Olahraga memang ini baik untuk kesehatan, namun apabila dilakukan langsung setelah makan, akan berdampak buruk pada sistem pencernaan. 

Hal ini disebabkan setelah makan aliran darah akan mengalir pada saluran pencernaan. Selain itu, mual muntah bisa terjadi karena ada goncangan pada perut saat berolah-raga. 

kram perut juga bisa terjadi karena kondisi perut yang penuh dengan makanan lalu dipaksa menarik ikatan sendi saat berolah-raga.

Merokok

Merokok menjadi kebiasaan bagi perokok aktif apabila setelah makan. Salah satu kerugian merokok setelah makan adalah nutrisi akan menjadi susah diserap oleh tubuh, 

Masalah lainnya adalah proses pengosongan lambung akan lebih cepat. Hal tersebut akan meningkatkan gangguan pencernaan yaitu ulkus duodenal.

Tidur

Seseorang dengan kondisi perut kenyang biasanya akan mengundang rasa kantuk dan biasanya memilih tidur atau berbaring. 

Tidur dalam kondisi ini memiliki efek negatif terhadap tubuh seperti, gangguan proses pencernaan yaitu proses pencernaan melambat dan ini bisa membuat nyeri perut.

“Masalah yang lain adalah refluks esofagus, ini membuat makanan yang masuk ke lambung akan berbalik arah ke atas sehingga membuat kerongkongan panas dan menimbulkan rasa mual atau muntah,”ujar Islam, dikutip dari situs UM Surabaya.

Baca Juga: 11 Gejala Kolesterol Tinggi, Bisa Muncul di Kaki, Mata & Tengkuk

Makan buah

Buah sering kali dijadikan makanan penutup atau pencuci mulut setelah makan bagi kebanyakan orang. 

Ternyata buah memiliki dampak negatif terhadap proses pencernaan apabila langsung dikonsumsi setelah makan. 

Sebab buah langsung terfermentasi di dalam usus serta bisa mengakibatkan timbul gas sehingga perut terasa kembung dan bisa menyebabkan diare.

Buah lebih baik dimakan saat perut kosong atau 1-2 jam setelah makan.

Minum kopi 

Kopi memiliki sifat asam yang dapat membuat makanan sulit untuk dicerna, ini akan mempengaruhi sistem pencernaan. Meminum kopi sebaiknya 1-2 jam setelah Anda makan.

“Pada penelitian minum kopi setelah makan dapat mengurangi zat besi sampai 80% dan dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh. Kopi ini terdapat minyak yang menjadi pemicu meningkatnya kolesterol pada makanan,” pungkas Islam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

×