kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.419.000   -8.000   -0,56%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.294   -26,58   -0,36%
  • KOMPAS100 1.142   -7,10   -0,62%
  • LQ45 920   -3,25   -0,35%
  • ISSI 218   -1,41   -0,64%
  • IDX30 460   -1,72   -0,37%
  • IDXHIDIV20 554   -0,98   -0,18%
  • IDX80 128   -0,53   -0,41%
  • IDXV30 130   0,41   0,32%
  • IDXQ30 155   -0,33   -0,21%
SEHAT /

Setiap Orang Bisa Stres! Ini Gejala Psikis - Fisik Stres Menurut Kemenkes


Senin, 08 Juli 2024 / 13:15 WIB
Setiap Orang Bisa Stres! Ini Gejala Psikis - Fisik Stres Menurut Kemenkes
ILUSTRASI. Ilustrasi. Setiap orang bisa menderita stres. Ini gejala psikis - fisik stres menurut Kemenkes.

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

GEJALA STRES  - Setiap orang bisa mengalami stres. Ini gejala fisik sampai psikis stres menurut Kemenkes. 

Stres kerap diartikan sesuatu yang negatif oleh banyak orang. Padahal, menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO, stres adalah respon alami manusia saat menghadapi tekanan atau perubahan dalam kehidupan.  

Baca Juga: 5 Bahaya Sering Begadang Buat Kesehatan Pelajar, Kurangi dari Sekarang

Melansir dari situs Kemenkes, stres dibagi menjadi dua jenis yakni: 

  • Stres akut - hal ini biasanya terjadi saat seseorang dihadapkan pada situasi yang mendesak. Stres akut biasa berlangsung dalam jangka pendek dan bisa mereda dengan sendirinya. 
  • Stres kronis - stres ini berlangsung lebih lama, berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Jika tidak segera diberikan perawatan, stres ini bisa memicu berbagai gangguan kesehatan. 

Gejala stres 

Orang-orang yang mengalami stres biasanya akan menimbulkan gejala psikis, fisik, kognitif, dan perilaku seperti: 

  • Gejala psikis 
  • Mudah merasa frustasi dan mara
  • Suasana hati berubah-ubah.
  • Merasa bingung dan tidak berguna
  • Pikiran dan perasaan tidak tenang.
  • Menghindar dari orang lain.
  • Depresi.

Gejala Fisik

  • Pusing dan mual.
  • Lemas.
  • Diare atau sembelit.
  • Gangguan tidur atau tidak bisa tidur (insomnia).
  • Gangguan pencernaan, seperti masalah gastritis, usus besar dan GERD.
  • Obesitas dan penyakit kardiovaskular.
  • Perubahan berat badan. 
  • Berkeringat.
  • Gairah dan kemampuan seksual menurun.
  • Mulut kering dan sulit menelan.
  • Telinga sering berdenging.
  • Tubuh gemetar dan jantung berdebar.

Gejala Kognitif

  • Kesulitan untuk fokus.
  • Mudah lupa.
  • Pesimis dan berpikiran negatif.
  • Kesulitan dalam mengambil keputusan.
  • Gejala Perilaku
  • Cenderung menghindar dari tanggung jawab.
  • Gugup atau resah.
  • Kecanduan merokok atau minuman beralkohol.

Anda sebaiknya segera kunjungi fasilitas pelayanan kesehatan untuk meminta bantuan dokter, psikiater atau tenaga kesehatan, jika mengalami atau menemui gejala-gejala berikut ini.

  • Tidak bisa mengendalikan rasa takut dan panik.
  • Tidak mampu beraktivitas sehari-hari.
  • Sulit melupakan trauma.
  • Sering merasa pusing dan detak jantung meningkat.
  • Sulit tidur dan mengalami insomnia.
  • Berpikir untuk mengakhiri hidup.

Baca Juga: Awas! Kesepian Bisa Memicu Penyakit Kronis dan Menurunkan Kesehatan Mental

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

×